MAKNA BELAJAR
“Belajar menjadi bermakna ketika mahasiswa memahami alasan di balik setiap proses yang ia jalani.”
fathani.com – Dalam praktik perkuliahan, tidak sedikit mahasiswa yang tampak rajin mengikuti kelas, mengerjakan tugas, dan hadir dalam ujian, tetapi belum sungguh-sungguh memahami apa yang mereka pelajari. Aktivitas belajar berjalan, namun pemahaman tidak selalu tumbuh seiring dengannya. Fenomena ini sering terjadi dalam pembelajaran matematika.
Belajar sering dipahami sebagai kewajiban akademik ansich. Mahasiswa belajar karena tuntutan kurikulum, penilaian, dan kelulusan. Orientasi semacam ini membuat belajar berhenti pada pemenuhan tugas, bukan pada upaya memahami. Akibatnya, ketika konteks soal berubah atau tuntutan berpikir meningkat, mahasiswa mudah kehilangan pegangan.
Dalam pembelajaran matematika, makna belajar menjadi kunci. Matematika bukan sekadar kumpulan rumus dan prosedur, melainkan latihan berpikir yang sistematis dan logis. Jika mahasiswa tidak memahami mengapa suatu konsep dipelajari dan bagaimana cara berpikir di baliknya, maka matematika akan terasa berat dan tidak relevan.
Pengalaman mengajar menunjukkan bahwa mahasiswa mulai berkembang ketika mereka memahami tujuan belajarnya. Saat belajar dimaknai sebagai proses membangun cara berpikir, mahasiswa menjadi lebih sabar, lebih tekun, dan lebih terbuka terhadap kesalahan. Kesalahan tidak lagi dianggap sebagai ancaman, melainkan sebagai bagian dari proses memahami.
Makna belajar juga berkaitan erat dengan motivasi. Motivasi yang lahir dari kesadaran internal cenderung lebih bertahan dibandingkan motivasi yang bersumber dari tekanan eksternal. Mahasiswa yang memahami alasan mereka belajar akan lebih mampu bertahan menghadapi kesulitan, terutama dalam mata kuliah matematika yang menuntut ketekunan.
Dalam konteks ini, peran dosen tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membantu mahasiswa membangun pemahaman tentang apa dan mengapa mereka belajar. Penjelasan konsep, diskusi reflektif, dan penekanan pada proses berpikir merupakan bagian penting dari pembelajaran matematika yang bermakna.
Belajar yang bermakna tidak selalu menghasilkan proses yang mudah. Justru, ia sering menghadirkan tantangan intelektual. Namun, tantangan tersebut dapat dijalani dengan lebih tenang ketika mahasiswa memahami arah dan tujuan belajarnya. Di sinilah makna belajar berfungsi sebagai penguat daya tahan akademik.
Bagi saya, pembelajaran matematika yang berhasil bukan diukur dari seberapa cepat mahasiswa menyelesaikan soal, tetapi dari sejauh mana mereka memahami proses berpikir yang sedang mereka jalani. Ketika makna belajar tumbuh, matematika tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai sarana pengembangan diri.[ahf]

Posting Komentar untuk "MAKNA BELAJAR"
Posting Komentar