LANGKAH PERTAMA

“Intuisi membantu kita memulai; pengalaman dan nalar membantu kita menentukan langkah berikutnya.”


Kita sering ingin memastikan semuanya sebelum memulai. Apakah pilihan ini benar? Apakah hasilnya akan baik? Apakah saya mampu menjalaninya? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu memang penting. Namun, jika terlalu banyak dipikirkan tanpa pernah dicoba, kita justru tidak bergerak. Ada banyak hal dalam hidup yang memang tidak bisa diketahui jawabannya sebelum kita mengalaminya.

Ketika belajar sesuatu yang baru, misalnya, kita tidak mungkin memahami semuanya sejak awal. Begitu pula ketika mulai menulis, melakukan penelitian, mengerjakan pekerjaan baru, atau mengambil sebuah keputusan. Kita sering baru menemukan cara yang tepat setelah mencoba. Dari percobaan itu kita mendapatkan pengalaman, menemukan kesalahan, lalu memperbaiki langkah berikutnya. Jadi, langkah pertama bukan tanda bahwa kita sudah siap. Langkah pertama adalah bagian dari proses untuk menjadi lebih siap.

Pada saat seperti itu, intuisi sering ikut bekerja. Ada kalanya kita merasa bahwa sesuatu layak dicoba, meskipun belum mampu menjelaskan alasannya secara lengkap. Perasaan itu bisa saja benar, tetapi bisa juga keliru. Karena itu, intuisi tidak cukup untuk dijadikan satu-satunya dasar keputusan. Intuisi perlu ditemani pengetahuan, pengalaman, dan pertimbangan yang masuk akal. Namun, mengabaikannya begitu saja juga kurang tepat. Bisa jadi, intuisi merupakan hasil dari banyak pengalaman yang tersimpan dalam diri kita dan muncul dalam bentuk rasa yang sulit dijelaskan.

Dalam banyak situasi, arah justru menjadi lebih jelas setelah kita mulai berjalan. Ketika mencoba, kita memperoleh informasi baru. Kita tahu apa yang berhasil, apa yang tidak, dan apa yang perlu diperbaiki. Dari sana, keputusan berikutnya menjadi lebih mudah. Karena itu, tidak selalu perlu menunggu sampai kita benar-benar yakin. Ada kalanya kita perlu mulai dengan keyakinan yang cukup, lalu membiarkan pengalaman membantu menyempurnakan keputusan.

Langkah pertama memang kecil, tetapi penting. Ia mengubah sesuatu yang masih ada dalam pikiran menjadi pengalaman nyata. Setelah itu, kita dapat menilai kembali, memperbaiki, bahkan mengubah arah jika diperlukan. Intuisi dapat membantu kita menentukan titik awal, sedangkan nalar dan pengalaman membantu kita melanjutkan perjalanan. Kita tidak harus mengetahui seluruh jalan untuk mulai berjalan. Yang penting, kita bersedia belajar dari setiap langkah yang kita ambil. (ahf) 








Posting Komentar untuk " LANGKAH PERTAMA"