YANG HILANG DARI KITA: AKHLAK (SHIHAB, 2016)
"Yang hilang dari kehidupan kita bukanlah pengetahuan tentang kebaikan, melainkan akhlak untuk mewujudkannya dalam tindakan."
Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kemajuan peradaban, M. Quraish Shihab mengajak pembaca berhenti sejenak untuk merenungkan sebuah pertanyaan mendasar: apa sebenarnya yang sedang hilang dari kehidupan manusia saat ini? Melalui buku Yang Hilang dari Kita: Akhlak, beliau menawarkan jawaban yang sederhana namun sangat mendalam. Menurutnya, persoalan terbesar yang dihadapi masyarakat modern bukanlah kurangnya kecerdasan, minimnya akses terhadap pendidikan, ataupun terbatasnya sumber daya, melainkan semakin pudarnya akhlak sebagai fondasi kehidupan. Buku ini hadir sebagai pengingat bahwa kemajuan yang tidak disertai dengan kemuliaan akhlak hanya akan menghasilkan peradaban yang rapuh.
Sebagai seorang mufasir yang memiliki keluasan wawasan keislaman sekaligus kepekaan terhadap persoalan sosial, Quraish Shihab menyajikan pembahasan akhlak secara komprehensif. Ia tidak memandang akhlak sebatas tata krama atau sopan santun, tetapi sebagai karakter yang tumbuh dari keimanan dan kesadaran akan hubungan manusia dengan Allah. Dari fondasi tersebut lahirlah perilaku yang baik kepada sesama manusia, kepada lingkungan, bahkan kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya. Dengan demikian, akhlak bukan sekadar penampilan luar, melainkan kualitas batin yang tercermin dalam setiap ucapan, keputusan, dan tindakan.
Salah satu kekuatan buku ini terletak pada cara penulis menghubungkan ajaran Al-Qur'an dan hadis dengan realitas kehidupan kontemporer. Pembaca diajak memahami bahwa berbagai persoalan bangsa; mulai dari korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, intoleransi, ujaran kebencian, hingga rendahnya etika dalam bermedia sosial, berakar pada melemahnya karakter. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan tidak berhenti pada penegakan hukum atau peningkatan kualitas pendidikan semata, tetapi juga pada revitalisasi akhlak sebagai ruh kehidupan individu maupun masyarakat.
Quraish Shihab menulis dengan gaya yang khas: ilmiah tetapi tetap komunikatif. Argumentasinya disusun secara sistematis, diperkaya dengan ayat-ayat Al-Qur'an, hadis, pandangan ulama, serta pemikiran para filsuf. Perpaduan tersebut membuat buku ini tidak hanya memperluas wawasan pembaca, tetapi juga mengajak mereka berdialog secara kritis dan reflektif. Pembaca tidak sekadar menerima nasihat, melainkan diajak memahami mengapa akhlak menjadi inti dari ajaran Islam dan mengapa ia harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih dari sekadar buku tentang moral, Yang Hilang dari Kita: Akhlak merupakan sebuah ajakan untuk melakukan introspeksi. Buku ini mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari prestasi akademik, jabatan, kekayaan, atau popularitas, tetapi juga dari kualitas akhlaknya. Ilmu tanpa akhlak dapat melahirkan kesombongan, kekuasaan tanpa akhlak dapat melahirkan penindasan, dan kebebasan tanpa akhlak dapat berubah menjadi kekacauan. Sebaliknya, akhlak yang baik akan menjadikan ilmu lebih bermanfaat, kekuasaan lebih adil, dan kehidupan sosial lebih harmonis.
Buku ini sangat relevan dibaca oleh mahasiswa, pendidik, pemimpin, orang tua, maupun masyarakat umum. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, Quraish Shihab mengingatkan bahwa membangun peradaban tidak cukup dengan mencetak manusia yang cerdas, tetapi juga harus membentuk manusia yang berintegritas, jujur, amanah, dan penuh kasih sayang.
Buku ini menyampaikan satu pesan penting: jika ingin memperbaiki masyarakat, maka yang pertama kali harus dipulihkan bukanlah kecerdasan manusia, melainkan akhlaknya. Sebab, ketika akhlak kembali menjadi landasan kehidupan, ilmu akan menemukan arah, kekuasaan akan dijalankan dengan amanah, dan kemajuan akan benar-benar menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh umat manusia.
Identitas Buku
Judul Buku : Yang Hilang dari Kita: Akhlak
Penulis : M. Quraish Shihab
Penerbit : Lentera Hati, Jakarta
Tahun Terbit : 2016
Cetakan : Cetakan I
ISBN : 978-602-291-282-8
Jumlah Halaman : 320 halaman
Ukuran Buku : 15 × 23 cm


Posting Komentar untuk " YANG HILANG DARI KITA: AKHLAK (SHIHAB, 2016)"
Posting Komentar